Tips Mempercantik Kamar Mandi

Rumah Idaman - Mandi pagi hari adalah ungkapan syukur dan symbol bahwa diri kita dibersihkan untuk menerima pelajaran hidup hari ini. Sore harinya kita mandi lagi untuk bersyukur atas hari yang telah dilalui sekaligus membersihkan noda badan dan batin yang menempel di badan.

Itu sebabnya, bagi sebagian orang, mandi menjadi aktivitas yang tak main-main. Mereka rela menghabiskan waktu berlama- lama di kamar mandi untuk menyegarkan diri. Tak heran pula, banyak orang mendandani penampilan kamar mandinya senyaman mungkin. Bila ukurannya tak terlalu luas tak jadi soal, yang penting atmosfernya datang sesuai tujuan.

Mempercantik kamar mandi sebenarnya tak serumit yang sering dibayangkan. Banyak kiat sederhana yang bisa dilakukan untuk mendapatkan sebuah kamar mandi yang terasa menyegarkan.

Misalnya, kamar mandi kita menggunakan pancuran (shower). Biasakan di bawahnya hanya lantai berlapis keramik. Oleh karena itu, kita bisa “menaburkan” batu koral agar ketika kaki ini menginjak area shower, serasa sedang terendam dalam sungai alami.
Namun, jangan lupakan saluran pembuangan air, sebab batu koral yang kecil bisa menghalangi kelancaran pembuangannya. Kita bisa memberi penyekat atau pembatas agar batu-batu koral tidak menggelinding ke mana-mana.

Cara sederhana kedua bisa kita terapkan pada tirai shower. Bayangkan bila kamar mandi kita didominasi warna putih dan kita pasang tirai berwarna merah sebagai aksennya. Cantik, bukan? Boleh juga kita memasang tirai shower yang bermotif atau berwarna-warni.

Kalau mau, kita bisa menempatkan pot kecil berisi tanaman yang tak banyak membutuhkan cahaya matahari. Jika, kesan alami semakin kental saat kita beraktivitas di kamar mandi.

Cara-cara simple tadi tak membutuhkan banyak uang, asalkan sejak awal kamar mandi kita sudah di desain untuk mudah “dibongkar pasang”. Dengan sentuhan-sentuhan sederhana, kamar mandi kita menjadi tempat yang indah dan meningkatkan kualitas hidup.

Mengenal Keramik Lebih Dekat

Rumah Idaman - Sejak manusia mengenal api, peradaban seolah berjalan lebih cepat. Api dimanfaatkan utamanya untuk menunjang mata pencaharian. Peralatan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dibuat lebih baik dengan menggunakan api.

Sejak 2000 tahun sebelum Masehi, bangsa Yunani telah membuat peralatan dari bahan nonlogam (tanah liat) yang dipadatkan dengan cara dibakar. Mereka menyebutnya sebagai keramikos.

Di daratan China, kegiatan serupa juga dilakukan. Namun, keramik-keramik yang dibuat masyarakat China lebih banyak ditujukan untuk kepentingan perdagangan dan seni.

Keramik seolah tak punya usia. Kilaunya membuat mata tersihir. Teksturnya yang halus membuat jatuh hati. Dipasang sebagai lantai atau pelapis dinding sama-sama memukau.

Sekarang keramik hadir dengan beragam desain dan ukuran. Malah, motifnya banyak yang sudah mengadopsi wallpaper yang cantik. Diimbangi peralatan cetak berteknolgi tinggi, keramik banyak yang dibuat tanpa bingkai sehingga ketika dipasang akan menimbulkan kesan yang menyatu.

Kita juga dikenalkan dengan istilah insert. Insero merupakan keramik bercorak yang umumnya dipasang di antara susunan keramik polos. Hasilnya, dinding terlihat seperti menggunakan wallpaper.

Model-model keramik yang mirip wallpaper ini sedang naik daun. Alasannya, ya cantik, ya praktis. Namun, bila ingin menerapkannya di rumah, sebaiknya tidak dipasang menyeluruh pada ruangan. Cukup dipasang sebagai aksen pada satu bidang dinding saja, misalnya di belakang televisi di ruang keluarga.

Kalau dipasang menyeluruh di semua bidang ruangan, justru akan terlihat norak dan tak elegan. Selain coraknya, ukuran keramik beragam sehingga bisa lebih kreatif dalam pemasangannya. Ukuran yang relatif baru dan unik untuk keramik, semisal 20cm x 50cm, 25cm x 45 cm, 25 cm x 33,3 cm atau 60 cm x 60 cm.

Bila kita menginginkan ruangan terlihat tinggi, bisa memasang keramik ukuran 25 cm x 45 cm secara vertical. Begitu juga dengan memasangnya secara horizontal, akan memberi kesan luas pada ruangan. ukuran keramik yang tak umum ini dapat menjadi pusat perhatian pada ruangan.

Dengan menjamurnya keramik dipasaran, harganya semakin murah dan tersedia perlengkapan yang memudahkan perawatannya.

Interior Rumah Dengan Garis dan Bulatan Semakin Menawan

Rumah Idaman - Umumnya, gaya rumah modern minimalis lebih mengutamakan segi efisiensi. Praktis dan fungsional adalah tipikal perabotan untuk mengisi rumah ini, tetapi dengan kesan elegan dan mewah yang tetap terpancar.

Namun,terkadang karena terlalu sederhana, kesan “kosong” justru yang tercipta. Namun, jika terlalu banyak memasukkan pernik atau motif ke dalam rumah, bisa – bisa kesan modern minimalis semakin surut.

Sebenarnya ada cara agar tampilan rumah Anda tetap menawan dengan sedikit sentuhan. Jika ingin menampilkan rumah lebih berwarna, tuangkan motif- motif sederhana dalam “kanvas” rumah Anda. Sebagai contoh, motif polkadot atau garis-garis. Kedua motif ini mungkin sepintas membosankan. Padahal, jika Anda bisa mengaplikasikannya dengan tepat, tampilan rumah bisa menjadi lebiih atraktif.

Anda bisa menampilkan motif polkadot atau bulatan-bulatan pada bagian dinding sebagai wallpaper. Namun, motif polkadot terkadang membuat pusing bagi sebagian orang. Hal ini bisa disiasati dengan menggunakan motif bulatan kecil–kecil. Selain itu, Anda bisa menggunakan motif bulatan yang bervariasi warna dan bentuknya. Cara lainnya adalah memasukkan elemen lain ke dalam bulatan tersebut. Misalnya mengaplikasikan motif kotak- kotak berwarna lembut pada motif polkadot.

Pada perabotan, motif polkadot bisa diaplikasikan pada karpet atau sarung bantal sofa. Anda juga mengaplikasikannya pada sprei – bed cover atau tirai. Jika bantal sofa tampak membosankan dengan motif polkadot, sebaiknya Anda variasikan warnanya. Misalnya, gunakanlah sarung–sarung bantal sofa bermotif polkadot dengan warna dasar merah, biru, kuning dan ungu. Dalam sekejap, tampilan bantal sofa akan menarik.

Penggunaan motif garis-garis lebih leluasa. Anda bisa menerapkannya pada dinding, motif keramik pada lantai, bantal sofa, permukaan sofa, tirai dan bahkan aksesori di dalam ruangan. Jika Anda kurang menyukai motif garis – garis yang tebal, pilihlah motif garis – garis yang tipis. Variasikan warna dalam motif garis tersebut agar ruangan tampak lebih “hidup”. Motif garis juga cenderung lebih fleksibel jika ingin dipadukan dengan motif-motif lainnya.

Namun, saat mengaplikasikan motif garis atau polkadot, jangan lupa memperhatikan keharmonisan warna. Tabrak warna atau penggunaan warna yang kontras seperti merah hijau sebenarnya tidak ada masalah, asalkan ada keserasian dan penentuan antara warna yang menjadi dominan dan warna pelengkap. Bagaimanapun juga, penataan rumah merupakan cerminan kepribadian Anda.